Saturday, January 5, 2013

Secebis dua

Bismillahirahmanirahim

Allah memang selalu menguji
titik lemah kita yang paling dalam
berkali-kali.
Bukan untuk melihat bagaimana kita rebah
melainkan untuk menguatkan.

Kita sama-sama buka hati ya kakak. 
Aku bukan menyalahkanmu seratus peratus.
Mungkin cara aku mendekati untuk menasihatimu
-ternyata salah.

Aku juga mungkin bukan yang terbaik
untuk datang menenangkan hati gundah kamu.
cuma aku mahu ceritakan gerangan yang paling manis di dunia
iaitu mencintai Allah dan RasulNya.
melebihi kecintaanmu kepada manusia dan bumi seiisinya.

Ibnu Qayyim mengatakan,
"Ketika orang lain bergantung pada dunia, gantunglah dirimu hanya kepada Allah.
Ketika orang lain merasa gembira dengan dunia, jadikanlah dirimu gembira kerana Allah.
Ketika orang lain merasa bahgia dengan kekasih-kekasih mereka, jadikanlah dirimu bahagia dengan Allah.
Dan ketika orang lain pergi menghadap raja/pembesar untuk mengais harta dan mencintai mereka, jadikan dirimu benar-benar mencintai Allah."

Ambillah waktu masing-masing
untuk kita, sendiri-sendiri duduk
bermuhasabah kembali atas segala yang terjadi
mencari hikmah di sebalik ketetapan ini.

Ambillah waktu masing-masing
untuk kita, sendiri-sendiri duduk
beristighfar dan menghitung nikmat-nikmat
bukan sekadar menangis dan menyalahkan.

Mungkin ini caranya Tuhan mengajarkan kita bagaimana untuk punya peribadi yang paling lapang dadanya dan paling besar jiwanya.


secebis dari aku yang hina,
semoga kita bisa sama-sama ambil makna dari bicara sepatah dua ini.
"Unzhur maa qaala wa laa tanzhur man qaala.."
-lihatlah apa yang dikatakan, jangan melihat siapa yang bicara.
[Ali bin Abi Talib]


4 comments:

aku-bukan-robot said...

kak syafa.
baca ni. rasa nak menangis.

semoga tiap kata yang disusun.
yang menyentuh hati2.
dipandang olehNya.

jazakillahu khairan jaza' kak <3

Izzati Hashim said...

Moga di setiap apa yang diberikanNya, membuat kita sentiasa makin dekat padaNya.
Makin buatkan kita terus mencari cinta dan kasihNya.

Jzkk. ('=

Syafa Mohamed said...

adik najihah

tiap bait yang dizahirkan dengan pena lahir dr hati. Diri sendiri yang terlebih dahulu perlu tersentuh sebelum yang lain.

waiyyaki sayang.



Kak izzati,

inshaAllah, inshaAllah. semoga.
Doakan yer kak untuk kami di sini.

Anonymous said...
This comment has been removed by a blog administrator.